
Teringat dari cerita seorang sobat gue, yang dulu sempat mengerjakan project desain dari seorang kliennya yang gue anggap project GILA!! Knapa? Masa sang klien ngerasa gak perlu membayar creative/design fee. Hari gini minta gratisan!! Lah wong , kencing aja bayar seceng a.k.a 1000.
Dimata klien,dia menganggap pekerjaan itu cukup gampang. Cuma Flyer saja. Cuma? Emang buat flyer gak pake konsep apa!! “Kalo,gampang kenapa gak kerjain sendiri aja,jangan diterima deh kerjaan itu sob..emang nya lo mau kerja sosial tanpa upah!!” seru gue ke sobat gue itu.
“Lho koq jadi lo yang panas sih..lo ni orang awam sob,tau apa sih lo!! Chill aja cuii..” Jawab temen gue dengan santainya.Dan kenyataan yang menjawab, toh sobat gue tetep aja terima project itu meski tanpa fee. Gue jadi smakin gak ngerti sama jalan pikirannya, jangan-jangan uda sakit nih orang!
Dan akhirnya gue ketemu sama sobat gue di hari berikutnya, dia duduk disebelah gue,dan memulai pembicaraan, dimana saat itu gue lagi di pusat jajanan deket rumah gue.
“jadi gini lho sob, gue mana mau kerja rodi macam rezim jepang. Mana mau gw dijajah sama kerjaan gw sendiri.Bisa gila gw! Emang gue gak dapet upah dari ongkos konsep desain yang uda gw buat,tapi gak berarti gue gak dapat fee. Gue kan masih bisa “bermain” di bagian produksinya.”
artinya sobat gue,masih bisa mendapatkan fee dari biaya produksinya.dalam proses cetak contohnya.
akhirnya,dia pun mencoba memantapkan positioning studio grafisnya menjadi lebih khusus. Dalam hal ini diperuntukan untuk klien-klien “khusus”juga.begitu dalihnya.bukannya untung malah jadi buntung..untung aja gak bunting. Dia juga ngerasa kecewa dengan sistem free pitching & pitching fiktif yang berkembang pesat di negara kita. Padahal kita kan perlu modal untuk men-develop dummy (desain awal) dan belum yang lain-lainnya.
sobat gue juga mengatakan ke gue,kalo desain dan para pekerja kreatif masih minim akan “penghargaan” dari seorang klien.hal itu terjadi karena minimnya pula edukasi terhadap klien/konsumen,belum lagi adanya fenomenal lulusan DKV yang uda ngebeludak alias buanyak.
dan yang terjadi saat ini persaingan semakin gak terkendali.
Waduh,susah juga yaa..makanya mulai dari sekarang kita perlu mengasah skill kita buat kedepannya,dengan berujung pada kualitas dari kreativitas. Dimana persaingan bukan hal yang harus ditakuti tapi suatu hal yang harus,kudu,wajib dihadapi!!




Karena alasan ini gw memilih freelance aja lewat internet.
I have access to more clients and projects worldwide, getting paid in $$$ and I don’t have to worry about working under constant pressure, useless pitching, cheapskate clients, and so on.